Yoodeo F.A.Q

Pertanyaan Umum

A :

Yoodeo adalah sebuah platform online di mana lebih dari 600 Filmmaker, Videographer dan Animator berkumpul untuk bekerja dan berkarya secara profesional.

Kami fokus untuk bergerak secara eksklusif di media digital untuk menghubungkan, menyeleksi dan mengawal video pesanan Anda.  Dengan system online, kami menyederhanakan proses pembuatan video yang kompleks dan menyita waktu, untuk dapat mencapai titik paling efektif dan efisien dari permintaan dan anggaran yang tersedia.

A :

Melalui sistem online Yoodeo, Anda bisa langsung mendapatkan estimasi harga atas video yang dibutuhkan untuk kepentingan bisnis Anda. Tinggal pilih apa yang menjadi kebutuhan Anda, maka akan muncul perkiraan biaya dalam waktu singkat.

Dengan Yoodeo Anda seakan terhubung dengan ratusan pembuat film, video, dan kreator dari bermacam-macam kelas dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet Anda.

A :

Kami bekerja sebagai Curator yang membantu memilih tim yang tepat untuk project video Anda. Misalnya Anda perlu Filmmaker yang sudah berpengalaman membuat video produk untuk makanan, maka kami akan mencari Kreator dengan portfolio, pengalaman, dan jadwal yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kami juga menjadi Moderator di antara Anda dan Kreator. Sudah bukan rahasia jika komunikasi antara Klien dan Kreator sering menjadi kendala terkait kepentingan masing-masing, maka kami hadir sebagai penengah. Kami memberi perlindungan dan perlakuan adil kepada kedua belah pihak di bawah Prosedur Standar Operasi / Syarat dan Ketentuan yang telah kami tetapkan.

Kami bekerja sebagai Guarantor di antara Klien dan Kreator. Yoodeo memberi kenyamanan bagi Anda sebagai Klien dan Kreator kami, terutama dari sisi biaya. Klien mendapat jaminan dari Kreator guna menerima video yang diproduksi sesuai jadwal. Para Kreator pun mendapat jaminan pembayaran yang tepat waktu.

A :

Hari ini, video sudah lazim digunakan sebagai alat promosi bisnis melalui Digital Media. Tiap jenis video memiliki keunggulan sesuai dengan Objektif yang dituju. Ingin mempromosikan produk baru? Digital Ads bisa menjadi pilihan guna menyampaikan pesan langsung ke customer. Apabila Anda mau memberi penjelasan bagaimana cara menggunakan produk baru, Explainer atau Demo Video dapat menjadi opsi tepat.

Video Story telling kerap hadir dalam bentuk film pendek atau web series; merupakan salah satu cara unik belakangan ini untuk menyampaikan pesan dan nilai-nilai bisnis Anda. Melalui story telling, entah itu komedi atau drama, Anda dapat menyentuh emosi yang sangat efektif menarik perhatian audiens.

Video Productions

A :
  • Digital Ads: Video yang secara langsung menampilkan produk atau jasa yang ditawarkan kepada audiens dengan memperlihatkan fitur serta keunggulan, dan keunikannya.·     

  • Explainer Video: Video yang bersifat menjelaskan sebuah produk atau jasa kepada audiens, umumnya menggunakan Animasi 2D

  • Story telling Video: Video yang menyampaikan pesan dari brand melalui alur cerita yang secara tidak langsung menempatkan produk sebagai bagian penting. Biasanya diwujudkan melalui film pendek atau web series.

  • Corporate Video: Jenis video yang dibuat untuk menjelaskan sebuah perusahaan atau aktivitas perusahaan yang menarik guna diketahui publik. Video seperti ini bisa hadir dalam bentuk Company Profile dan Event Video.

  • Interview Video: Sebuah video yang menghadirkan format wawancara yang dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan bisnis. Umumnya digunakan untuk menjelaskan pesan-pesan milik perusahaan dengan format Q&A, misalnya Customer Testimonial dan Endorsement Video.

A :

Client Briefing:

Fase di mana seluruh persyaratan yang akan jadi acuan sudah ditetapkan dengan jelas. Klien akan menentukan berbagai macam kriteria dan objektif video yang akan dikomunikasikan kepada target pemirsa. Brief ini bisa saja atau tidak menyertakan skrip atau storyboard yang sudah disetujui bersama ide kreatif yang dibutuhkan dalam produksi. Di Yoodeo, Client briefing akan dilakukan memlalui email atau secara online. Lihat di sini detail untuk Client Brief.

Konsep Kreatif:

Jika klien belum punya ide kreatif yang menunjukkan objektif, Yoodeo akan membuat konsep yang sesuai dengan brief dari klien. Lihat lebih jauh mengenai konsep kreatif di sini.

Pemilihan Kreator:

Ketika Anda dan atau Yoodeo telah menyetujui konsep kreatif, maka Yoodeo akan memberikan Portfolio dari maksimal tiga Kreator yang kami pastikan sesuai, sanggup, dan bersedia untuk mengerjakan project Anda. Setelah anda memilih Kreator, anda akan mulai masuk ke tahap pra-produksi.

Pra-Produksi:

Ini dimulai ketika semua brief dan konsep telah disetujui, kreator dipilih, dan prosedur administrasi diselesaikan. Selama pra-produksi, kreator dan tim akan mengumpulkan semua komponen yang dibutuhkan dalam memproduksi produk akhir yang sesuai dengan permintaan klien. Biasanya ini termasuk menyeleksi talent dan pakaian, pemilihan lokasi, properti yang akan muncul dalam layar, serta berbagai barang lain yang menurut kreator atau klien perlu untuk ditampilkan.

Syuting:

Dapat berlangsung selama satu hari atau beberapa hari di dalam atau luar ruangan. Seluruh komponen akan dikonfirmasi sebelum hari syuting, dan merupakan keputusan sutradara atau kreator untuk mengeksekusi penafsirannya atas konsep menjadi "bahasa film" guna mencapai cerita yang diinginkan.

Pasca-Produksi:

Dibagi menjadi tiga fase:

1. Offline Editing:

adalah ketika editor dan sutradara merakit semua materi visual dan audio yang sudah diambil ke dalam alur cerita kasar. Jika terdapat dialog, editor boleh melakukan pembersihan dan penyeimbangan dialog yang sudah direkam selama syuting.

Dalam proses ini, beberapa frame dapat mempengaruhi impresi dan alur keseluruhan cerita. Musik, efek visual, dan dialog akan menyertai visual dalam menyampaikan cerita.

Setelah sutradara dan editor puas terhadap hasil sunting, video akan dikirim kepada klien untuk meminta komentar dan persetujuan. Tatkala suntingan sudah "dikunci" atau dengan kata lain, dikonfirmasi oleh klien, maka kreator akan bergerak ke jenjang berikutnya.

2. Online Editing and Finishing:

Perakitan ini dimulai hanya usai Offline Edit sudah "terkunci" dan tidak ada pertimbangan perubahan lain. Di sini visual akhir sudah "matang" menuju produk final. Jika ada efek visual atau animasi, di sinilah fase mereka disesuaikan ke dalam cerita. Akan ditaruh pula Supertitles yang dibutuhkan. Kreator boleh memulai proses memilih dan memeriksa warna terlebih dahulu atau boleh memutuskan pengecekan dan pemeriksaan warna setelah seluruh visual sudah sesuai dan efek visual sudah selesai.

3. Audio Post Production:

Meliputi pembersihan akhir atau memoles dialog jika belum selesai sewaktu Offline, menyelesaikan atau memeriksa kembali nada dalam musik, serta menata seluruh komponen audio menjadi sesuai standard yang ditentukan dalam digital media.

A :

Terdapat perbedaan yang mendasar pada sebuah produksi Video Animasi dari pembuatan Video yang memerlukan Syuting (live-action).

Client Briefing:

Fase di mana seluruh persyaratan yang akan jadi acuan sudah ditetapkan dengan jelas. Klien akan menentukan berbagai macam kriteria dan objektif video yang akan dikomunikasikan kepada target pemirsa. Brief ini bisa saja atau tidak menyertakan skrip atau storyboard yang sudah disetujui bersama ide kreatif yang dibutuhkan dalam produksi. Di Yoodeo, Client briefing akan dilakukan melalui email atau secara online.
Lihat di sini detail untuk Client Brief.

Konsep Kreatif:

Jika klien belum punya ide kreatif yang menunjukkan objektif, Yoodeo akan membuat konsep yang sesuai dengan brief dari klien. Lihat lebih jauh mengenai konsep kreatif di sini.

Pemilihan Kreator:

Ketika Anda dan atau Yoodeo telah menyetujui konsep kreatif, maka Yoodeo akan memberikan Portfolio dari maksimal tiga Kreator yang kami pastikan sesuai, sanggup, dan bersedia untuk mengerjakan project Anda.

Pra-Produksi:

Ini dimulai ketika semua brief dan konsep telah disetujui, kreator dipilih, dan prosedur administrasi diselesaikan. Selama pra-produksi, Kreator akan memberikan storyboard sederhana yang mengambarkan setiap scene dari video yang anda minta. Pada tahap ini juga akan diperlihatkan beberapa contoh design gambar-gambar utama (seperti character atau barang penting yang harus ada di video).

Pilihan VO artist (apabila anda memerlukan) dan contoh music yang akan digunakan juga akan diberikan kepada anda untuk anda pilih dan setujui. Setelah anda menyetujui Contoh design gambar, memilih Voice-Over (VO) talent dan Music untuk Video, Anda akan memasuki Tahap berikutnya.

Produksi:

Tahap produksi pada video animasi adalah tahap dimana semua element gambar (Digital Assets) dalam Video dibuat dan dikerjakan. Pada tahap ini, VO recording akan dilakukan sesuai dengan pilihan anda. Setelah semua element gambar atau design dan rekaman VO anda setujui, anda dapat memasuki tahap Pasca-Produksi.

Pasca- Produksi:

1. Proses Animasi

Pada tahap ini, Design gambar yang telah anda setujui mulai digerakan menjadi gambar hidup. Pada tahap ini editing penyusunan cerita sesuai dengan storyboard yang juga telah disetujui. Dalam tahap ini Supertitles atau Subtitles akan dikerjakan.

2. Proses Render

Tahap ini adalah tahap dimana semua gambar yang telah di susun menjadi sebuah video.

3. Audio Post-Production

Pada tahap ini, rekaman VO dan Music akan menjalani proses mixing untuk mendapatkan kualitas yang sesuai dengan standard digital media.

A :

Client Brief adalah deskripsi ringkas dan representasi dari apa yang diharapkan klien untuk ada dalam video (produk akhir) yang dihasilkan oleh kreator.

Kreator dan pengonsep akan bertumpu pada brief ini saat menyiapkan proposal dan seleksi untuk disetujui klien. Ketergantungan pada brief tidak hanya terjadi selama jenjang pengonsepan namun selama keseluruhan proses produksi. Oleh karena itu, sangat penting bahwa semua hal sudah dipikirkan, setiap rincian yang tidak relevan atau tidak penting disingkirkan, dan objektif atau pesan yang dituju dapat disaring lebih singkat untuk siap dieksekusi.

Aturan praktis yang baik ketika menggunakan video sebagai alat berkomunikasi adalah menggunakan sebuah video dengan terlalu banyak pesan akan membuat pemirsa bingung dan mengakibatkan mereka kehilangan fokus. Contoh Brief: unduh di sini.

Dalam Client Brief, ada beberapa informasi wajib:

1. Latar Belakang dan Objektif Project

Apa alasan Anda membuat video ini2018-05-16 15:34:52 Apa yang ingin Anda sasar, tuju, atau dapatkan dari video ini8 Siapa competitor langsung dan tak langsung yang anda hadapi?

Contoh 1: Video dibuat supaya audiens yang tinggal di daerah Jakarta Selatan tahu tentang restoran yang baru dibuka di daerah Kemang.

Objektif: Customer yang berkunjung meningkat dari 30 orang per hari menjadi 100 orang.

Contoh 2: Video dibuat untuk sebuah produk minuman jus yang baru. Minuman dari buah segar yang dapat menggantikan makanan karena mengenyangkan perut dan membantu diet konsumer.

Objektif: Meningkatkan penjualan sebanyak 30% setelah 3 bulan Video di distribusikan di social media dengan budget Rp. xxx.

2. Target Pasar

Siapa yang menjadi target pasar utama dari bisnis Anda?

Contoh:

  • Pria/Wanita
  • Usia 18-35 tahun
  • Socio-Economic Status (SES): A dan B (Apa itu SES?, Unduh di sini)
  • Tinggal di Jakarta
  • Pecinta Makanan, Penggemar olah raga dan Health Enthusiast
  • Pengguna Medsos

3. Pesan Kunci

Apa pesan utama yang mau Anda sampaikan kepada audiens? Apa yang menarik dari produk bisnis Anda? Apa yang membuat produk atau jasa Anda berbeda dari yang lain?

Contoh:

Satu-satunya Steakhouse di Jakarta yang menyediakan Tomahawk Steak Cafe dengan konsep penyajian sehat, dilengkapi fasilitas lapangan basket, futsal dan social event.

4. Di mana dan Bagaimana Video Anda akan Didistribusikan?

  • Media atau platform yang Anda gunakan untuk mendistribusikan video mempunyai pengaruh terhadap konsep kreatif video yang akan diproduksi. Hal tersebut disebabkan:
  • Panjang Durasi: Platform seperti Instagram hanya memberi durasi 1 menit untuk video, sementara durasi Facebook dan YouTube bisa lebih panjang dan fleksibel.
  • Aspect Ratio: Perbedaan aspect ratio atau format gambar berbeda-beda pada tiap platform. Aspect Ratio yang umum digunakan semua platform adalah 16:9 (landscape) atau aspect ratio standar untuk HD TV, YouTube dan Facebook. Namun platform seperti Instagram bisa menampilkan aspect ratio 1:1 atau bujur sangkar. Bisa jadi Anda memerlukan aspect ratio 9:16 (portrait) karena audiens Anda lebih banyak menggunakan smartphone. Untuk informasi lebih lanjut bisa unduh informasi ini.
  • Autoplay: Beberapa jenis video didesain guna bersifat autoplay atau berjalan secara otomatis. Video seperti ini perlu perlakuan khusus. Misalnya: penambahan subtitle karena suara tidak mungkin ada di display.

5. Mood Video

Cara seperti apa yang Anda suka untuk menyampaikan pesan? Komedi, informatif, testimonial, atau bercerita dapat menjadi sejumlah pilihan.

6. Elemen Wajib

Apakah ada hal mutlak yang harus muncul di video? Misalnya logo, website, social media, tagline, atau jingle yang sudah menjadi identitas brand Anda.

7. Call to Action

Ajakan untuk audiens yang kerap muncul dalam video iklan. Beberapa jenis video secara langsung atau tidak meminta audiens melakukan sesuatu untuk mencapai objektif video, namun Call to Action tidak selalu perlu. Contoh: Kunjungi Restoran kami, atau download Apps-nya.

8. Referensi Video

Contoh video di mana Anda dapat menemukan unsur-unsur atau elemen dari video yang Anda suka agar disisipkan dalam video pesanan Anda.

9. Tenggat Waktu

Tangal yang menjadi tenggat akhir di mana video sudah harus selesai dan Anda terima.

10. Anggaran

Jumlah dana yang dialokasikan untuk membuat video.

Untuk lebih jelasnya pelajari lampiran berikut.

A :

Proses produksi video yang baik tidak akan berjalan tanpa adanya konsep kreatif.

Konsep kreatif merupakan ide dasar mengenai video yang akan diproduksi yang disusun berdasarkan brief dari Anda.

Konsep Kreatif dapat termasuk storyline singkat tertulis atau storyboard yang menggambarkan gambar-gambar kunci atau video atau kombinasi yang membantu klien memahami konsep serta membentuk impresi terhadap apa yang bisa diharapkan dari produk akhir.

Apabila Anda telah memiliki konsep kreatif sendiri, kami akan mengevaluasi apakah konsep tersebut sudah sesuai dengan anggaran yang Anda alokasikan.

Dalam sebuah konsep kreatif, tim kreatif akan membedah brief menjadi empat bagian:

1. Objektif

Pada bagian ini, terdapat latar belakang dan tujuan kenapa video ini perlu dibuat.

2. Rasional Kreatif

Di sini, tim kreatif menjelaskan alasan mengapa dan bagaimana cara menyampaikan pesan secara efektif dalam video yang akan diproduksi.

3. Alur Cerita

Sinopsis singkat mengenai cerita atau pengadeganan yang digunakan sebagai panduan guna menyampaikan pesan dalam video.

4. Referensi Visual atau Mood Board

Rangkaian gambar untuk menjelaskan mood dan pengambilan gambar menuju pra-produksi. Referensi visual berperan sebagai acuan dan berfungsi untuk memberi gambaran yang lebih baik mengenai alur cerita atau konsep kreatif secara keseluruhan.

Untuk lebih jelasnya pelajari lampiran berikut.

Untuk lebih jelasnya pelajari lampiran berikut.

A :

Yoodeo menawarkan dua macam cara dalam memesan video yang terdiri dari sistem:

1. Customised Service

Melingkupi jenis video Story telling dan Company Profile. Anda harus mengisi brief dan menjelaskan apa yang Anda perlukan. Pengaplikasian sistem ini berkaitan dengan tuntutan banyaknya element yang diperlukan dalam jenis video ini untuk mendapatkan kualitas yang baik. Setelah Anda mengisi brief, tim Produser Yoodeo akan menghubungi Anda dan memberikan estimasi Quotation. Contoh brief dapat diunduh di sini.

2. Menu

Untuk jenis video yang lain, kami menggunakan sistem Menu. Dengan sistem ini, Anda dapat mengatur sejumlah elemen yang Anda inginkan untuk berada di dalam video Anda. Dengan sistem ini Anda dapat langsung mengetahui estimasi harga produksi video Anda.

A :

1. Persetujuan Quotation dan Uang Muka

Setelah Anda menerima dan menandatangani Quotation, kami memerlukan pembayaran uang muka sebesar 50% untuk memulai project.

2. Video Production

Dalam tahap ini, penyusunan konsep kreatif, Pra-Produksi, Syuting dan Pasca Produksi dilaksanakan (Lihat di sini untuk detail Tahap-tahap Video Production).

3. Persetujuan Hasil Akhir Video dan Pelunasan Pembayaran

Setelah meninjau dan menyetujui hasil akhir video, maka Anda dapat melunasi pembayaran. Usai pembayaran lunas, kami akan mengirim video final tanpa watermark dalam 1x24 jam (Apa itu Watermark? Lihat di sini).

A :

Untuk konsep kreatif, kami memberi kesempatan dua Revisi Major dan tiga Revisi Minor.

Revisi Major dalam Konsep Kreatif termasuk:

1. Perubahan total alur cerita.

Contoh: Merujuk brief, konsep kreatif pertama memunculkan alur cerita dengan pendekatan komedi. Tetapi kemudian Anda merasa pendekatan musikal lebih cocok untuk video Anda.

2. Pengurangan durasi video

Contoh: Konsep kreatif Anda dibuat untuk durasi 1 menit, namun Anda memutuskan untuk mengurangi durasi menjadi 30 detik.

Revisi Minor termasuk:

1. Penggantian adegan dalam alur cerita yang telah disetujui.

Contoh: Terdapat adegan makanan tumpah ke wajah talent. Anda melihat adegan itu terlalu kasar, lantas memutuskan menghapus adegan tersebut.

Untuk proses produksi, kami memberi revisi di luar syuting ulang, yakni satu (1) Revisi Major dan dua (2) Revisi Minor:

Revisi Major dalam Produksi Video

1. Perubahan struktural;

Mengubah cerita dari alur yang telah disepakati.

Contoh 1: Walaupun sebelum nya telah disetujui bahwa mood dari video anda adalah ceria dan bertempo cepat, anda memutuskan untuk mengubah Video menjadi lebih emotional dan menyentuh hati target audience anda. Dalam hal ini, Sutradara dan editor harus memulai editing dari awal untuk dapat menyajikan gambar yang lebih emotional lagi.

Contoh 2: Penambahan durasi video lebih panjang dari yang telah disepakati.

2. Perubahan dalam Animasi dan Special Effects:

Walaupun anda sudah menyetujui konsep animasi dan special effects dalam video anda, anda memutuskan mengganti animasi dan special effects yang dipresentasikan.

Revisi Minor dalam Produksi Video

1. Penggantian shot yang memberikan ekspresi talent yang berbeda.

2. Penggantian shot yang memperlihatkan interaksi talent dengan produk anda.

3. Perubahan pada Supers (teks/grafis) dalam video.

4. Perubahan pada Logo pada akhir video dari artwork yang telah anda sediakan

A :

Untuk menjaga efisiensi mengenai harga dan kualitas dari jasa yang kami tawarkan, kami menggunakan sistem Cash on Delivery:

  • 50% uang muka sebelum memulai proses Kreatif dan Pra-Produksi.
  • 50% sisa pelunasan untuk menerima Video Final yang sudah dapat digunakan.

Apabila anda membatalkan project setelah Quotation disetujui dan Down-Payment dibayarkan, Down-Payment tersebut tidak dapat dikembalikan atau refund dan kami anggap sebagai Cancelation Fee.

Hanya dengan sistem seperti ini maka kami dapat memberikan kualitas baik dengan harga setimpal.

Semua pembayaran dapat dilakukan melalui transfer antar bank atas nama:

PT. Yoodeo Global Media

CIMB Niaga – Hayam Wuruk Branch

Jl. Hayam Wuruk No. 2 AA –DD, Jakarta, Indonesia 10120

Account No: 800-143- 355-800

Swift Code: BNIAIDJA