Peran Tata Suara dalam Gambar Bergerak

By Marnala Eros, Apr 6, 2016

Peran Tata Suara dalam Gambar Bergerak

Apa jadinya bila kita menonton sebuah film dengan durasi yang panjang, adegan yang seru serta sinematografi yang dahsyat, tapi tidak ada musik latar? Pastinya akan terasa sangat membosankan. Sejak era pasca film bisu, peranan tata suara dalam film bukan hanya sebagai pelengkap. Ia juga menjadi unsur yang sama pentingnya dengan elemen-elemen lain yang terdapat dalam sebuah film.

Tata suara dalam sebuah film terdiri dari tiga elemen, yaitu suara manusia, efek suara atau biasa disebut music score dan music background atau lagu pendukung. Ketiga elemen tersebut sama pentingnya dalam sebuah film hingga keberadaannya bisa sangat memengaruhi emosi penonton yang menonton film tersebut. 

Sound Effect Membantu Membangun Cerita

Sound effect adalah elemen suara yang sangat penting untuk membangun visual yang kita buat. Bayangkan adegan sebuah batu yang jatuh ke dalam air, atau kumpulan orang yang berkerumun sambil saling berbicara satu sama lain, atau mobil pemadam kebakaran yang lampu sirenenya berputar-putar. Tanpa penggunaan efek suara yang baik, adegan-adegan tersebut tak akan terasa hidup, dan video yang kita buat akan terasa sangat datar. Banyak video yang berhasil meraih perhatian penonton karena menggunakan efek suara yang tepat, baik sebagai latar untuk membangun keseluruhan adegan, atau untuk membangun ilustrasi aksi, seperti tembakan pistol dan ledakan dalam simulasi adegan pertempuran. 

Porsi suara bisa mencapai 50% dari keseluruhan sebuah film, maka kita harus bisa memanfaatkan berbagai elemen suara secara kreatif. Pembuatan efek suara sebetulnya juga tak terlalu memakan banyak biaya. Bila anggaran yang kita miliki terbatas, ada pilihan yang lebih terjangkau dalam penggunaan sound effect ini. Contoh penggunaan efek suara untuk membangun adegan yang ada dalam film, bisa dilihat di video ini.

Musik Menentukan Mood

Sebuah adegan bisa memiliki makna yang berbeda hanya dengan mengubah musik latarnya saja. Dalam video ini , ada sebuah adegan yang memperlihatkan seseorang yang mendekati tumpukan barang-barang bekas. Musik yang pertama membuat adegan terlihat menegangkan. Sementara bila menggunakan musik yang kedua, adegan justru terlihat sangat dramatis, lebih membawa emosi kita ke dalam adegan tersebut.

Demikianlah penggunaan musik yang memiliki kekuatan yang mampu memanipulasi emosi penonton. Musik bisa membantu membangun cerita dengan emosi dan ritme hingga penonton mampu mengerti suasana yang ingin dibangun dalam sebuah video. Bila kita mampu memanfaatkan dan menempatkannya secara efektif, kemungkinan besar video yang kita buat berpeluang untuk mencuri hati penonton dan membuat mereka membagikannya pada orang lain.

Tata Suara Sebagai Identitas Sebuah Film

Apa yang terbayang di benak kita saat mendengar lagu berjudul "My Heart Will Go On" yang dinyanyikan oleh Celine Dion? Mungkin secara otomatis benak kita akan membayangkan adegan romantis antara Jack Dawson yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio dan Rose DeWitt Bukater (Kate Winslet) sedang berpelukan di ujung kapal super besar.  Ya, komposisi yang merupakan lagu tema Titanic tersebut menjadi identitas tak terpisahkan dari film tersebut. Banyak contoh lagu latar lainnya yang identik dengan filmnya, seperti lagu "Let It Go" dalam film animasi Frozen, atau lagu-lagu Indonesia yang digunakan dalam film nasional seperti "Ada Apa Dengan Cinta"  yang dinyanyikan Melly Goeslow & Eric untuk lagu latar pada film dengan judul serupa, serta "Laskar Pelangi", juga pada film bertajuk serupa karya grup musik Nidji.

Menggunakan Musik Untuk Film Tak Harus Mengeluarkan Biaya Mahal

Untuk film yang memiliki dana besar, tak jadi masalah bila akan menggunakan lagu latar yang memang dibuat khusus untuk film tersebut atau yang dibuat oleh musisi yang sudah terkenal sekalipun. Tapi bagaimana dengan yang memiliki dana sangat terbatas? Metode kerja sama saling menguntungkan bisa dicoba dengan menawarkan kerjasama pada band baru yang masih belum terkenal. Penggunaan lagu mereka dalam sebuah film bisa membantu mendongkrak eksistensi mereka, sementara pembuat film tak perlu mengeluarkan biaya untuk penggunaan lagu tersebut.

Selain bekerjasama dengan musisi baru, musik untuk film juga bisa memanfaatkan library kumpulan musik dan efek suara yang bersifat royalty-free alias bisa bebas digunakan tanpa harus membayar, seperti yang disediakan oleh Google misalnya. Bila kita sudah memiliki akun Google, kita bisa menggunakan kumpulan musik tersebut di sini.

Ada dua tipe musik yang bisa digunakan, yaitu musik yang harus mencantumkan attribution atau keterangan pembuatnya, dan yang tak perlu mencantumkan keterangan tersebut. Sedangkan musiknya bisa kita pilah berdasarkan genre, mood, instrument dan durasinya. Dengan menggunakan musik yang telah disediakan oleh YouTube tersebut, maka video yang kita buat tak perlu khawatir melanggar hak cipta.

 

Referensi:

https://creatoracademy.withgoogle.com/page/course/sound-music?utm_source=YouTube&utm_medium=Help_Center&utm_campaign=Help%20Center%20-%20Use%20sound%20and%20music%20-%20Generic

https://creatoracademy.withgoogle.com/page/lesson/sound?utm_source=YouTube&utm_medium=Help_Center&utm_campaign=Help%20Center%20-%20Good%20sound%20-%20Generic

https://creatoracademy.withgoogle.com/page/lesson/add-music?cid=sound-music&hl=en

http://trueherostudio.com/producer-blog/how-has-technology-influenced-film-industry

 

Sumber Foto: Audiofanzine

Tags: