Mohamed Salah Hapus Media Sosial Akibat Ulah DHL

By Marnala Eros, Jan 30, 2019

Mohamed Salah Hapus Media Sosial Akibat Ulah DHL

Pada 22 Januari pesepakbola asal Mesir yang bermain di Liverpool, Mohamed Salah, menghapus akun Twitter, Facebook, dan Instagram miliknya. Dia memberi pesan terakhir:

"2019 Resolution: Time to get in touch, for real."

Tentu hal tersebut menimbulkan kebingungan di antara total 39 juta pengikutnya di ketiga akun.

Salah merupakan bintang terang Liverpool saat ini. Musim lalu pada musim perdananya di klub asal Merseyside dia sukses menjadi pencetak gol terbanyak liga primer Inggris dengan 32 gol dari 36 penampilan, namun belum mampu membawa Liverpool memuncaki klasemen di akhir kompetisi.

Pada musim 2018/2019 performa Liverpool sedang bagus-bagusnya. Salah masih subur dan Liverpool memimpin cukup jauh dari pesaing terdekatnya, sebuah momentum baik guna mengakhiri dahaga gelar liga selama 29 tahun. Penggemar Liverpool mungkin bertanya-tanya, apakah hapus akun merupakan tanda bahwa Salah sedang membidik fokus guna membawa klubnya ke prestasi tertinggi?

Ternyata tidak. 

Ini semua kampanye belaka.

Melalui Instagram, raksasa logistik DHL mempublikasikan bukti bahwa mereka "dapat menemukan Mo Salah dan kami dapat menghubungkanmu dengannya."

Pada 25 Januari Salah kembali ke media sosial dengan gambar dirinya membuka paket dari DHL. Lalu muncul video iklan DHL yang menampilkan penggemar Salah yang mengiriminya hadiah yang mereka kreasikan sendiri. Salah kemudian membalasnya dengan hadiah yang tak kalah istimewa. Sosok 26 tahun berjanggut tebal itu memang didapuk sebagai brand ambassador DHL Express untuk regional Timur Tengah dan Afrika Utara sejak Mei 2018.

Para fan pasti berharap kembalinya Salah ke media sosial tidak memengaruhi prestasinya dan tim. Saat artikel ini ditulis Liverpool tengah berjarak 4 poin dari Manchester City yang baru menelan kekalahan dari Newcastle United. Bila dini hari nanti (31/1) Liverpool menang atas Leicester City maka jarak akan semakin jauh dan peluang juara tentu semakin besar.

Sumber: RT, Liverpool Echo, Think Marketing

Sumber Foto: Digital Boom