Dua Jenis Iklan yang Merupakan Model Paling Tepat di Digital Media

By Marnala Eros, Mar 17, 2016

Dua Jenis Iklan yang Merupakan Model Paling Tepat di Digital Media

Kali ini kami akan mengupas singkat mengenai Native Advertising dan Content Marketing. Apa yang jadi kelebihan keduanya? Simak di bawah.

NATIVE ADVERTISING

Kombinasi dari advertorial dan konten yang disponsori. Melalui native advertising, kontenlah yang menjadi kendaraan bagi produk untuk memilih pasar dan mendapatkan demografi yang diinginkan produk. Penonton tidak akan merasa terganggu dengan penempatan iklan tersebut karena iklan telah menjadi relevan sesuai konten.

Native advertising menjadi populer setelah pasar menjadi buta atau tidak memperhatikan segala macam bentuk iklan di Internet.

WHY IT WORKS?

Brand dapat menargetkan pasar untuk penonton yang tepat sesuai dengan demografi yang diinginkan. Penonton tertarik dengan isi iklan dan tidak merasa keberatan dengan pesan iklan yang diberikan, karena konten menarik bagi penonton.

Contoh native advertising bisa dilihat di video ini yang memperlihatkan Domain.com menggunakan konten yang diberikan Android Authority sebagai media iklan untuk mencapai target market mereka.

CONTENT MARKETING

Content marketing adalah usaha-usaha pemasaran yang dilakukan dengan cara menyediakan konten yang bermanfaat untuk orang lain dengan tujuan agar mereka mengenal bisnis/usaha yang kita jalankan.

WHY IT WORKS?

Pasar penonton digital media saat ini telah dibanjiri oleh bentuk iklan online yang bermunculan. Banner dan pop-up window sudah sangat umum, membuat perhatian mereka terhadap iklan menjadi sangat minim.

Content marketing bersifat memberikan informasi yang menarik atau bahkan memberikan solusi kepada penonton. Konten seperti ini sifat umumnya adalah edukatif dan secara tidak langsung menawarkan produk pada akhir konten sebagai solusi.

Contoh content marketing bisa dilihat di video ini yang memberikan petunjuk kepada penonton bagaimana menggunakandasi kupu-kupu, yang secara langsung merujuk kepada The Tie Bar sebagai retailer dasi yang terpercaya.

Dengan masa tayang yang tidak terbatas pada digital media, konten yang baik dan berguna akan selalu dapat diakses dan memberikan keuntungan pada brand dalam jangka yang sangat panjang.

Contoh kedua. Di video ini tampak LINE menggunakan Ada Apa Dengan Cinta? Sebagai bentuk content marketing mereka.

Penonton tidak mempermasalahkan product placement dalam konten karena konten tersebut memang menarik dan relevan dengan cerita dari content.

 

Referensi:

http://panduanim.com/content-marketing-seo/

http://digiday.com/publishers/5-charts-show-problem-native-ad-disclosure/

 http://www.adweek.com/socialtimes/content-marketing-vs-native-advertising-which-is-more-effective-on-social/634435

 

Sumber Foto: Odyssey

Tags: