5 Teknik Inbound Marketing yang Patut Kamu Coba

By Marnala Eros, Mar 24, 2017

5 Teknik Inbound Marketing yang Patut Kamu Coba
Setiap bisnis perlu melakukan kegiatan marketing. Tapi masalah terbesarnya, tidak semua orang tahu cara melakukannya dengan efektif. Pendekatan marketing konvensional biasanya memakan banyak biaya yang sering membuat startup dan bisnis kecil kewalahan.
 
Itulah mengapa Anda wajib mencoba inbound marketing. Pada dasarnya istilah ini lebih dekat kepada pendekatan bagaimana menarik perhatian prospek bisnis daripada pergi keluar mencari prospek tersebut. Namun Anda dapat memahami inbound marketing sebagai suatu promosi perusahaan atau organisasi melalui blog, podcast, video, eBooks, newsletter, SEO, produk fisik, social media marketing, dan berbagai bentuk content marketing yang dilakukan guna menarik customer lewat sejumlah corong penjualan.
 
Dalam menarik customer, inbound marketing terdiri dari beragam variasi teknik seperti pencarian traffic organik, email opt-in, dan publikasi content. Apapun bisnis Anda - B2B, B2C, e-commerce, Saas, dan lain-lain - , inbound marketing merupakan solusi terbaik untuk segala lini bisnis hari ini dalam menarik prospek.
 
Ada banyak cara memaksimalkan inbound marketing, namun Neil Patel memilih enam cara terbaik untuk memulai. Keberhasilannya tak perlu diragukan. Dengan sejumlah strategi ini Patel menjadi salah satu marketing expert paling diperhitungkan saat ini. Dia turut membangun Crazy Egg, Hello Bar, dan KISSmetrics. Pemikirannya pulalah yang dipakai oleh Amazon, NBC, GM, HP, dan Viacom dalam meningkatkan revenue mereka. The Wall Street Journal dan Forbes pun telah mengakui kiprah Patel.
 
Menurut Patel, cara terbaik untuk membuktikannya adalah mencobanya sendiri. Jika Anda belum pernah mencoba satupun teknik inbound ini, pilih satu dan cobalah selama enam bulan. Lihat apa yang terjadi. Rasakan bagaimana dampaknya terhadap bisnis Anda.
 
Selamat mencoba.

1. Beri Panduan Gratis yang Berhubungan Langsung dengan Bisnis Anda

Patel selalu menggunakan cara yang satu ini. Dia selalu mempublikasikan panduan gratis yang berisi informasi super solid yang dapat langsung dipraktikkan oleh para marketers. Mereka pun dapat membangun email lists dari sini. Jika Anda mencari contoh baik perusahaan yang membuat panduan gratis, cobalah mampir ke HubSpot. Kuncinya? Pastikan panduan tersebut relevan dengan bisnis Anda dan buatlah dengan sangat spesifik karena Anda menggunakannya untuk menarik beberapa tipe pengunjung.

2. Pilih Satu atau Dua Keywords dan Optimasikan

Inbound marketing sangat dekat dengan SEO. Inilah yang menentukan seberapa mudah bisnis Anda diakses orang banyak. Jadi, bagaimana Anda melakukan SEO? Salah satu fitur pentingnya adalah kekuatan kata kunci (keywords). Agar sukses meraih traffic dengan keywords yang relevan, Anda mesti memakai keywords tersebut di situs Anda.
 
Banyak marketers memperoleh traffic dengan banyak keywords yang berbeda. Daripada fokus kepada sejumlah variasi bermakna sama, mereka mencoba:
 
-Memperoleh hasil-pencarian-halaman-pertama - term mana saja yang paling sering digunakan.
 
-Meningkatkan peringkat keyword mereka
 
-Meraih posisi utama untuk beragam keyword. Walaupun begitu, sangat baik punya daftar lengkap keyword yang Anda targetkan, namun buang-buang waktu jika ingin memenangkan seluruh keyword dalam waktu bersamaan.
 
Solusinya adalah fokus terhadap beberapa keyword yang penting, dan buatlah halaman spesifik di situs Anda untuk keywords tersebut secara spesifik pula. Cukup pilih kalimat pendek (yang kurang banyak dicari) yang relevan terhadap bisnis Anda, optimasikan kata tersebut, dan Anda akan muncul di atas.

3. Pikirkan Brand Personal Anda

Guna menjadi marketer yang sukses, Anda butuh membentuk brand personal. Budaya startup hari ini didominasi oleh kepribadian yang sukses mengiklankan dirinya sendiri sebagai pemimpin, dengan begitu pula mereka mengiklankan perusahaannya sebagai inovator.
 
Jika Anda memulai sebuah bisnis, kelihatannya mustahil memisahkan Anda dengan bisnis tersebut. Masuk akal menggunakan brand personal Anda untuk membangun bisnis itu. Tapi Anda dapat menggunakan pendekatan berbeda. Daripada membangun brand di atas kepribadian Anda, Anda dapat membentuk brand perusahaan kemudian pergunakan brand personal Anda untuk mempromosikannya.

4. Tanya Jawab di Media Sosial

Media sosial mengubah inbound marketing menjadi pengalaman viral interaktif. Sekarang ini ketimbang mendengar tentang sebuah perusahaan dan pergi kepada mereka, customer potensial yang menemukan perusahaannya, mengikutinya, dan berinteraksi dengannya.
 
Riset dari dulu sampai sekarang menyebutkan bahwa track record media sosial sangat rendah dalam menarik konversi. Email dan pencarian organik masih menjadi sumber daya terbaik untuk konversi. Tapi memang jangan gantungkan konversi kepada sosial Anda. Anda harus melakukan engagement di media sosial sebagai salah satu metode inbound marketing. Memang tidak menarik konversi menjadi penjualan, namun melakukan hal lain yang memperkaya brand Anda. Tak cukup punya keberadaan di berbagai platform media sosial melainkan Anda butuh melakukan engagement. Media sosial adalah sosial, artinya ada orang asli di balik tiap like dan pengikut.

5. Buat Popup Email

Popup ini unik. Beberapa pihak membencinya, tapi kesuksesannya telah terbukti. Email list merupakan salah satu faktor terpenting dalam membangun bisnis. Jika Anda ingin mengembangkan emai list Anda, gunakanlah popup opt-in dan buktikan hasilnya sendiri.