4K untuk Video Youtube?

By Marnala Eros, Apr 6, 2016

4K untuk Video Youtube?

Perlu diketahui bahwa teknologi 4K punya racikan yang menjanjikan gambar empat kali lipat lebih berkualitas dibandingkan dengan full HD. Tentunya ini menjadi standar baru sajian visual format digital. Kendati demikian, teknologi 4K nyatanya masih tergolong barang mewah bagi kreator konten video karena adanya syarat produksi yang harus dipenuhi, terutama soal peralatan.

Untuk mengenalnya lebih dulu, secara teknis 4K merupakan istilah yang digunakan untuk teknologi visual format digital dengan resolusi jauh di atas rata-rata full HD. Sebagai gambaran, kalau umumnya full HD memiliki resolusi vertikal 720 atau 1080 piksel, teknologi 4K menawarkan 4090 piksel. Alhasil, gambar yang dilahirkannya memang memiliki rentang warna lebih kaya dan frame rate yang tinggi.

Keunggulan yang ditawarkan teknologi 4K juga tentunya sangat menggiurkan. Bukan hanya bagi penonton tapi juga kreator konten video yang selalu berusaha mengangkat standar karya-karyanya. Tapi untuk mendapatkan hasil terbaik tersebut, alat yang dibutuhkannya jelas tidak sembarang. Sudah barang tentu, kamera 4K dengan resolusi 4.096 x 2.160 menjadi kewajiban.

Belum lagi aspek-aspek penunjang lain, termasuk internet yang banyak dijadikan wahana oleh para kreator untuk menyebarluaskan ciptaannya.

Sejatinya, teknologi 4K digunakan oleh film-film layar lebar. Maka untuk menghadirkannya ke ruang keluarga butuh investasi besar-besaran. Contohnya TV 4K yang harganya menyentuh angka belasan hingga puluhan juta rupiah. 

Sementara itu, di ranah dunia maya situs Youtube memang telah meluncurkan saluran 4K sejak tahun 2010. Tapi untuk menikmati kontennya secara streaming diperlukan internet berkecepatan nomor wahid. Sebagai acuan saja, kecepatan rata-rata koneksi internet di Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-104 di dunia dengan kecepatan 3 Mbps. Hal ini masih ketinggalan jauh jika dibandingkan Korea Selatan yang telah mencapai 20 Mbps dan cukup mumpuni untuk melakukan streaming video dengan resolusi 4K.

Yang juga patut menjadi pertimbangan adalah proses pasca produksi. Di mana kreator konten video berteknologi 4K dihadapkan dengan file berukuran raksasa yang membutuhkan waktu  dan biaya ekstra pada masa pengolahannya.

Bisa disimpulkan, tren dalam meningkatnya resolusi kamera dan layar diprediksi memang akan terus berkembang, akan tetapi realitas bandwith di Indonesia patut menjadi pertimbangan yang penting. Oleh karena itu, sesuai dengan kebutuhan standar televisi internasional pada umumnya dan kecepatan internet di Indonesia, resolusi gambar yang paling tepat adalah Full HD 1080P.  

 

Referensi

http://www.streamingmedia.com

Source: http://asia.pcmag.com/hdtvs-home-theater-reviews-ratings-comparisons/4210/news/what-is-4k-ultra-hd

Source: http://www.moyea.com/video-converter/4k/

 

Sumber Foto: CNX Software

Tags: